Senin, Mei 12, 2014

Mbak Ami & Beta


Mbak Ami (panggilan dari "Amiatun" angkt 80) kakak kelas kita ini tetap seperti dulu: cantik, manis, anggun, ramah, penyabar & lemah lembut. Meskipun kini sudah berkeluarga & banyak kegiatan, kecantikan mbak Ami gak berubah. Musti kita cari tahu rahasianya.
 

Kalo foto samping (paling kiri) adalah adik kelas kita (angkt 83) Beta (Betania). Adik kita yang manis & pintar ini sekarang menjadi dosen & intelektual muda di negara tetangga kita Malaysia. Tampak foto: Beta bersama suami & Pak Habib Chirzin (bertemu di Malaysia). Sukses selalu tuk Beta. /f

Label:

Selasa, Januari 21, 2014

Pasangan Bahagia

Inilah wajah-wajah keluarga bahagia. Foto atas, wajah angkasa NURROKHIM & Isteri di sebuah situs bersejarah. Nurrokhim tampak sangat tentram & kebapakan. Kayaknya ada teman Era kita yang banyak punya kenangan..... hehe.

Kalo foto yang samping ini foto adik kita "Evi" (Dewi Dalila Degretia) yang tetap imut cantik selalu happy berduaan dengan belahan jiwanya. /f



Label:

Minggu, Maret 18, 2012

Ujian Terbuka Mbak Eni


 Inilah momentum bahagia membanggakan. Ujian terbuka ustadzah dan kakak kita mbak Eni 
("Dr.Siti Ruhaini Dzuhayatin, MA.") yang berlangsung tgl 18/2/2012 di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM Yogyakarta. Kakak kita ini telah sukses mempertahankan disertasinya yang berjudul "Rezim Gender Muhammadiyah: Kontestasi Gender, Identitas dan Eksistensi". Tampak foto Lili dengan ceria larut dalam kegembiraan ujian, juga keluarga besar beliau dan tamu2 undangan lain. Tampak pula Mbak Atun  (Dr. Siti Syamsiyatun, MA.) yang bertindak sebagai salah satu pembimbing sekaligus penguji beliau. Selamat dan Sukses tuk mbak Eni!   /f

Label:

Kamis, Februari 18, 2010

Berkat nama ''Moenada''




Baru saja rasanya ketemu dengan teman-teman yang ''hilang'' di Palembang dan Jakarta, kini saya dikejutkan lagi dengan temuan baru, teman-teman yang secara geografis cukup dekat, sama-sama di Sumatera, tapi baru saja bertemu walau hanya lewat hp. Ceritanya berawal dari Meimun yang sudah 3 semester ini kuliah S3 di Padang. Suatu waktu Kak Busrowi (angkatan?) yang berasal dari Lampung melihat daftar nama mahasiswa S3 tersebut. Tampaklah sebuah nama Meimunah Moenada. Yang membuat tertarik Kak Busrowi ini bukan nama Meimunahnya, tetapi nama Moenadanya. Kalau nama Meimunah banyak pikir Kak Busrowi, tetapi kalau Meimunah Moenada ini yang langka. Maka teringatlah Sama Kak Busrowi Meimun pabelan binti Moenada. Dibawa rasa penasaran, Kak Busrowi mencoba menelusuri si pemilik nama. Maka berjanjilah kedua alumni ini di perpustakaan. Setelah melihat wajah masing-masing, senyum terkembang dari keduanya. Tidak salah lagi. Memang keluarga besar Pabelan. Info dari Meimun disebutlah nama saya dan Kak Odi beserta nomor HP kami. Entah langsung atau tidak, Kak Busrowi nelpon saya. Saya masih lupa dengan Kak Busrowi ini. Mungkin melihat wajahnya saya baru ingat. Makanya saya minta ke Meimun kalau ketemu lagi diambil fotonya Kak Busrowi, biar bisa kita masukkan ke blog. Dalam kesempatan itu juga Kak Bus memberi nomer Hp Hanifah Ikhwati dan Sofyan. Mungkin teman-teman atau yang membaca berita ini ada yang tahu dengan rekan-rekan yang saya sebutkan ini. Kesibukan Kak Busrowi sekarang dosen di IAIN Imam Bonjol Padang. Anak sudah tiga. Nomer HP 085263326959. Hanifah Ikhwati guru Bahasa Inggris di sebuah SMP di Kota Padang. Anak sepasang. Yang besar perempuan kelas 3 SD dan yang kecil laki-laki umur 4,5 tahun. Nomor HP 081267865234.Sedangkan Sofyan guru di SMA I Lubuk Landai Muaro Bungo, Jambi. Memiliki tiga orang anak. Paling besar kelas IV SD dan paling kecil 11 bulan./n

Label:

Sabtu, November 21, 2009

WAJAH-WAJAH PENYUKA BAKSO MEKARSARI.............................


Diantara sekian banyak alumni penyuka bakso Mekar Sari,
mereka berempat termasuk salah empatnya (bukan salah satu).
Kalo dilihat dari tampang2nya sangat mirip bakso. (Mis)

Label:

Rabu, Januari 28, 2009

Sesaat Bersama Saudagar Banjarmasin

Kedatangan tamu seorang saudagar kaya raya (seperti dalam cerita 1001 malam dengan pundi2 emasnya) tak boleh dilewatkan begitu saja. Makan malam santai di hamparan taman, eh lapangan luas alun2 Yogyakarta memang oke sambil cerita2 lucu saat di Pabelan.
Pengamen jalanan datang menghibur dengan macem2 lagu, mulai dari:
"Umar Bakrie" Iwan Fals, sampe lagu masa kini "Main Hati"nya Andra n the backbone
(bener gak tulisannya?) dinyanyikan semua (diborong Meli dengan lembaran uang yang menggembirakan mereka).
Asmeliardi Citrawardani, salah satu tokoh terkemuka "Capelin Band" Pabelan era 80 an,
menujukkan kebolehannya menabuh drum, tuk kenang masa emas Capelin dahulu kala..
Makan mie goreng pedas, kalo Lili makan mie godog pedas panas, makin menambah panas
alun2 yang sedang rintik2 hujan.
Lili diantara cowok2 Capelin. Meli termenung sesaat, setelah berbagi kiat sukses berbisnis, sambil mengajak kita "bertasbih" dalam alunan nada. Ilham senyam-senyum.
Gala diner sudah rampung, semua cerita sudah tumpah-ruah, ketawa-ketiwi sudah
memecah suara piring, sendok, garpu malam itu. Saatnya berkemas pulang.
Anak2 sudah menunggu di rumah masing2..mencari ibu2 n bapak2nya yang mejeng,
meski sejenak, sekedar melepas penat n kenangan
saat menjadi anak2 n remaja, duluuu
di Pabelan..
Perjalanan sahabat kita, sang saudagar itu, berlanjut ke Semarang. Ia menengok
Ibu n adiknya (adiknya menetap di Semarang), sekalian reunian dengan Misriyati, alumni
yang kebetulan juga seorang saudagar sukses (kompak dengan suaminya Logika yang juga alumni). Tampak difoto: Meli, Misri, Ibu n adik Meli yang cantik.
Terima kasih Mel. / f-l

Label: