Sabtu, Maret 14, 2009

Reuni Angkatan 84

Kanan ke kiri: Thaharah (asal Bali saat ini mengajar), Nunung Nurdiana (Kuningan-Jabar- mengajar), Yuni (Jakarta), Tuslihah (Pabelan-guru), Mukhoyaroh (Cirebon-wiraswasta), Nurhani (Pontianak-guru), Umi Musyarofah (Bekasi-dosen), Diah Rofika (Jepara-pemberdaya perempuan), Titta (Surabaya). Ini wajah-wajah adik kelas (sebagian) yang sedang berkangen-kangenan, sambil menunggu yang lain datang. Banyak wajah-wajah yang tidak berubah dan ada juga yang berubah dulunya kurus jadi segar atau sebaliknya... yang jelas reuniini super seru...
Saat santai menanti kolak dan membuka blog Angera. Rupanya banyak yang belum tahu blog silaturahmi ini. Wah seru lihat-lihat dan saling berkomentar.
Saat baru datang, hirup nafas dan menanti yang lain datang... Diah Rofika dan Nurhani salah satu panitia yang berjuang mengundang kawan-kawan seangkatannya di Sawangan. Daftar angkatan 84 akan di upload kemudian dan mereka akan bikin reuni lanjutan yang lebih akbar th 2010. Moga-moga yang buka blog ini bisa hadir kata mereka. Reuni kemarin juga sebagai ajang melacak teman-teman yang belum terlacak..duh senangnya.

Label:

4 Komentar:

Anonymous Anonim mengatakan...

Yun, wajah adik-adik kita di rumahmu kurang jelas, apa karena cahayanya di belakang kali ya. Tapi ada kok foto Hani yang agak jelas, saya udah ingat wajah Hani seperti apa. Maaf ya Han??? Bukan berarti saya melupakanmu.(nj)

15 Maret 2009 pukul 17.12  
Anonymous Anonim mengatakan...

Yuni itu ratu silaturrahmi (bukan ratu maiya ahmad) yang hobi nyumpulin orang di rumahnya yang adem sejuk seperti surga.. ehm, ehm (tiba2 batuk nih). Aku iri nih pingin ikutan hadir juga.. Selamat tuk nyonya rumah (Yuni). Selamat jugs tuk adik2 kita yang kompak selalu. Hani (yang jauh2 datang dari Pontianak), Diyah, Toharoh (ingat gak aku ke rumahmu di Bali dulu waktu liburan Pondok?), Tita, dan semua yang cuantik2... ftr

16 Maret 2009 pukul 13.59  
Anonymous Anonim mengatakan...

ini adalah salah satu bentuk usaha bagi yang ingin berusia panjang, dan tetap akan dikenang meski mungkin kita tidak ada lagi di dunia ini, iya kan mba' Yuni ? bravo tuk mba Yuni, dah pengalamannya segudang, dan pandai pula memanfaatkan waktu disela-sela kehidupan (AR)

19 Maret 2009 pukul 17.06  
Blogger zaharishotente mengatakan...

hahhaaaa..kayak panti jompo

15 April 2009 pukul 12.41  

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda